The Flight: Random Thoughts on Garuda Indonesia

Kali ini gw pengen nulis blogpost soal Garuda Indonesia.

Pembaca Budiman: “Lah, kenapa? Koq tiba-tiba Garuda Indonesia? Kemaren baru JKT48. Jauh amat!
Penulis Blog: “Karena generasi muda jaman sekarang kurang memiliki spontanitas! Masih banyak yang text book! Dengan menulis tiba-tiba tentang Garuda Indonesia seperti ini, saya ingin memberikan contoh spontanitas!!
PB: “Wah! Mulia dan inspiratif sekali alasan di balik penulisan blogpost kali ini!
PB (lah PB lagi): “….Engga sih. Sepik doang itu. Aslinya mah gara-gara tadi ngliat video ini di YouTube. Hehehe.

PB: “Yeeee. Btw, ini PB-nya Pembaca Budiman ya wahai para pembaca sekalian~
PB yang Penulis Blog: “Lah! Ini omongan fiktif pembacanya koq breaking the 4th wall? Apa-apaan ini?!

*kemudian hening*

Ehm. Ehm. Jadi sebenernya Garuda Indonesia (singkat jadi GA aja ya, panjang boi) dan gw punya sejarah yang lumayan panjang. Bukan, bukan karena dia sekarang mantan saya. Mantan saya sekarang sudah suks- EHEM. Kenapa jadi colongan sih saya? Oke, jadi sejarahnya itu adalah gara-gara bokap gw adalah pensiunan GA. Dari sejak kecil sampe sekarang, bokap gw udah kerja di Garuda Indonesia. Dari sejak gw kecil maksudnya. Bukan sejak bokap gw kecil. Soalnya agak kurang paham juga klo sejak bokap gw kecil, dia udah kerja di Garuda Indonesia. Bisa-bisa GA dituntut mempekerjakan anak di bawah umur. Ah asem, ngelantur.

Berkat bokap gw, banyak banget pengalaman berkesan gw dengan GA. Mulai dari naik pesawat pertama, terbang ke luar negeri pertama, ngliat kokpit itu gimana (dulu masih boleh), ngrasain duduk di Executive Class pertama (dibolehin ama kakak pramugarinya gara-gara pesawat kosong dan gw masih kecil), dan masih banyak lagi yang lain. Gara-gara pengalaman-pengalaman itu gw jadi berasa punya ikatan lebih sama maskapai ini. Bahkan ngliat livery-nya PK-GFN aja otak gw langsung ngulang kenangan-kenangan bersama GA, padahal seinget gw, gw ga pernah terbang pake pesawat dengan livery itu. Belon lahir boi. Hahaha.

GA PK-GFN dengan livery 1970-1980an.
Ke mana ya mug gw dengan desain livery ini? Ultra rare tuh sekarang!

Makanya ngliat video di atas, gw agak-agak merinding disko nontonnya. Terharu. Maskapai negara kita udah sampe sini. Setelah berbagai kasus di tahun 90an yang agak menciderai image GA, bahkan sempet di-ban dari langit Eropa, GA bisa bangkit jadi begini sekarang. Mulai dari revitalisasi fleet, ngbuka rute CGK-AMS (Jakarta-Amsterdam), sampe masuk jadi member ke-20 SkyTeam. Bahkan ada rencana untuk buka rute dari Jakarta ke London via Amsterdam. Luar biasa. Yah, walaupun gw mungkin bukan siapa-siapa di mata Garuda Indonesia (GarudaMiles Silver aja belon!), tapi sebagai orang yang merasa punya ikatan, gw selalu turut bangga sih dengan achievement-achievement dari flag carrier kita ini.

Sukses selalu Garuda Indonesia.

If you thank us for flying Garuda Indonesia, we thank you for flying our flag proudly.
And hopefully all across the world’s skies in the future.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s